Karier Jurusan Sastra

Karier Jurusan Sastra

Karier Jurusan Sastra – Ciri-ciri dari seni sastra adalah sebagai berikut:

– Seni Sastra Berupa Bahasa

Seni sastra yang berbentuk bahasa mempunyai maksud sastra berbentuk ungkapan, kata-kata, cerita maupun gaya bahasa.

– Seni Sastra Berupa Ungkapan Perasaan

Seni sastra berbentuk ungkapan perasaan mempunyai maksud sastra berbentuk kitab, buku, tulisan maupun karangan.

– Seni Sastra Yang Tertuan di Dalam Gagasan Atau Nilai

Seni sastra yang tertuan dalam gagasan atau nilai, mempunyai maksud sastra berbentuk ajaran, pedoman, perintah ataupun pendidikan.

Manfaat Seni Sastra

Adapun manfaat dari seni sastra adalah sebagai berikut:

– Menampilkan kebenaran hidup berupa kisah yang ada didalamnya.

– Memperkaya rohani penikmatnya. Pada umummnya sastra menyisakan nilai dan pesan untuk penikmatnya menjadikan dapat memperkaya rohani penikmat sastra tersebut

Karier Jurusan Sastra

– Melewati batas bangsa dan zaman. Karya sastra suatu negara juga bisa terkenal di negara lain Karya sastra juga tetap hidup walaupun sudah ditulis ratusan tahun lalu.

– Bahasa yang disajikan didalam sastra indah dan juga menarik. Dengan bahasa yang menarik sering sekali karya sastra memakai kalimat yang santun sehingga akan melekat pada penikmat sastra tersebut.

– Sastra berisikan kebudayaan hingga bisa menjadikan para penikmatnya menjadi manusia yang lebih berbudaya.

Kuliah di jurusan Sastra memang tidak jarang dipandang sebelah mata. Contohnya dianggap sebagai jurusan kelas dua yang tidak lebih bergengsi bila dibandingkan dengan disiplin ilmu lain seperti Kedokteran atau Teknik yang dianggap lebih jelas manfaat praktisnya. Banyak orang yang mengira, lulusan Sastra kelak akan menjadi sastrawan. Sama seperti lulusan jurusan Teknik yang nanti akan menjadi teknisi. Padahal kamu sendiri pun belum paham bagaimana pekerjaan nyata seorang sastrawan.

Tapi, jangan salah. Kuliah di jurusan Sastra ternyata mempunyai peluang kerja potensial yang nggak kalah luas dan menarik, terlebih bagi yang mendalami bahasa asing. Sebelum kamu menolak atau menyesali kuliah di jurusan Sastra, simak dulu deh, 10 peluang karier lulusan Sastra yang mungkin nggak terbayang olehmu sebelumnya.

1. Kamu yang berasal dari jurusan Sastra asing, bekerja sebagai seorang diplomat menantimu di depan sana!

Diplomat merupakan salah satu posisi yang bergengsi, di mana tenaga-tenaga di dalamnya membutuhkan orang-orang yang jago dalam berbahasa asing. Tidak hanya diisi oleh para lulusan Hubungan Internasional dan Komunikasi saja, kamu yang berasal dari jurusan Sastra pun bisa, khususnya Sastra asing.

2. Karena mahasiswa Sastra dituntut untuk menguasai bahasa asing dan juga bahasa Indonesia baik lisan maupun tulisan, maka lulusan Sastra cocok banget jadi penerjemah atau interpreter

Misalnya, naskah di bidang medis-kedokteran, teknik, hukum dan lain sebagainya punya istilah khusus yang nggak boleh diterjemahkan secara sembarangan.

3. Peluang kerja dari lulusan Sastra untuk bekerja di perusahaan asing yang sesuai jurusannya sangat bagus. Kamu jurusan Sastra Jepang? Masa depanmu cerah!

Perusahaan multinasional merupakan perusahaan yang melibatkan pihak-pihak skala internasional. Semakin tahun, jumlah perusahaan multinasional yang ada di Indonesia semakin menjamur. Perusahaan-perusahaan tersebut membutuhkan orang-orang yang cakap berbahasa asing sesuai basisnya untuk mampu diajak bekerja bersama. Misal, perusahaan industri dari Jepang membutuhkan orang yang mahir dalam berbahasa Jepang untuk direkrut menjadi marketing. Kamu ialah orang yang cocok untuk pekerjaan ini!

Akan tetapi disarankan kamu juga cakap berbahasa Inggris yang baik pula, sebab apapun posisi pekerjaan dalam perusahaan, terutama perusahaan asing, akan tetap membutuhkan kemampuan berbahasa Inggris yang baik sebagai jembatan utama dalam komunikasi antar-bangsa.

4. Sebagai mahasiswa Sastra yang sudah sangat terbiasa dengan membaca beragam tulisan atau karya, editor merupakan salah satu pilihan pekerjaan yang prospektif sekaligus menyenangkan

Industri-industri media maupun penerbit membutuhkan editor atau penyunting bahasa yang kompeten. Nah, ini merupakan peluang untukmu para pejuang Sastra Indonesia.  Menjadi seorang editor bukan hanya urusan dalam memperbaiki tata bahasa dan ejaan-ejaan yang keliru saja, akan tetapi juga soal memperbaiki dan mengkritisi konten atau isi tulisan.

Terlebih lagi, saat ini banyak sekali naskah saduran atau terjemahan dari penulis-penulis mancanegara yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Buku atau novel yang berasal dari luar yang bahasa aslinya Inggris. Saduran-saduran semacam ini harus campur tangan darimu yang berkompeten di bidangnya.

5. Barangkali kamu mempunyai passion tinggi dalam dunia sastra dan tulis-menulis, tidak ada salahnya menjadi seorang penulis, ‘kan?

Ini dia, para lulusan jurusan Sastra yang “nyastra” banget biasanya akan menjadi penulis buku, entah itu penulis novel fiksi, kumpulan puisi, atau memoir. Sastrawan dan maestro puisi Indonesia ternama, banyak yang dari jurusan Sastra.

Bukan hanya novel ataupun cerita pendek, pekerjaan menjadi penulis skenario juga salah satu peluang yang bisa dicoba jika kamu punya passion mengarang dan berimajinasi. Apalagi industri hiburan saat ini semakin bertambah. Dalam dunia film, pembuatan sinetron, acara-acara drama televisi, dan juga penulis cerita atau skenario tentu sangat dibutuhkan.

6. Walau tidak banyak, bekerja di lembaga budaya dapat menjadi alternatif profesi yang sesuai dengan jurusan dan mengamalkan ilmu sastramu selama di bangku kuliah

Jumlah lembaga budaya memang tidak sebanyak perusahaan penerbitan atau media yang memberimu peluang. Akan tetapi, lembaga budaya ialah salah satu tempat yang bisa dicoba oleh para lulusan Sastra. Apapun jurusan sastranya atau apapun bahasa yang telah dipelajari selama kuliah, sebagai orang yang kuliah di jurusan yang bernaung di bawah Fakultas Ilmu Budaya, kamu tentu memiliki pemahaman mengenai budaya yang nggak sempit, dong?

Lembaga internasional pun banyak macam-macamnya. Mereka bergerak di banyak bidang yang sangat beragam. Sebut saja, oeganisasi World Wide Fund for Nature atau WWF, organisasi non pemerintah internasional yang menangani masalah tentang konservasi, penelitian dan restorasi lingkungan. Banyak pula lembaga internasional yang juga bergerak di bidang sosial-edukasi, seperti lembaga Japan Foundation dan American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF).

Karier Jurusan Sastra 1

7. Sudah pernah dengar leksikografer? Juga cocok nih buat kamu yang suka dengan dunia tulis-menulis

Leksikografer bekerja dengan menulis, mengkompilasi dan juga mengedit kamus baik dalam bentuk cetak maupun yang dipublikasikan secara online. Jenis-jenis kamus yang biasa dikerjakan adalah kamus bahasa Inggris untuk penutur asli, kamus bahasa Inggris untuk pelajar, kamus bahasa Inggris teknis (misalnya untuk istilah-istilah hukum) serta kamus bilingual. Mereka mencari arti dan penggunaan kata-kata serta menyusun definisinya dengan cara yang terstruktur. Leksikografer harus mempertimbangkan kesulitan peserta didik dalam mempelajari istilah-istilah bahasa Inggris dengan mengedit, mengoreksi dan memeriksanya secara teliti.

Bika kamu tertarik untuk menjalani pekerjaan yang berhubungan dengan penyusunan kamus, leksikografer cocok untukmu.

8. Jangan remehkan dulu profesi pengajar, selain mahal ilmunya, pengajar adalah modal berharga untuk kariermu ke depannya

Menjadi pengajar, baik guru di bimbingan belajar, lembaga kursus, atau sekolah-sekolah ialah salah satu peluang karier yang bisa kamu raih. Jika kamu lulusan magister atau doktor, tentu terbuka peluang menjadi pengajar di jenjang yang lebih tinggi, yaitu menjadi dosen alias pengajar di universitas atau perguruan tinggi.

Bila kamu lulusan dari Sastra Indonesia dan mempunyai minat mengajar, kamu bisa menjadi pengajar atau tutor bahasa Indonesia untuk para penutur asing yang sedang belajar bahasa Indonesia. Setidaknya, mampu untuk bergaul dengan orang-orang lintas bahasa dan budaya menjadi sebuah modal berharga untuk masa depanmu.